Aneka Ragam Cita Rasa Kuliner Khas Nusantara yang Melegenda



Kuliner Nusantara – Mungkin Anda mengenal atau pernah mencoba makanan yang terbuat dari daging kambing atau ayam, kemudian diberikan bumbu lalu dibakar dan disajikan dengan cara ditusuk menggunakan lidi. Betul sekali, makanan ini bernama sate. Semua orang Indonesia pasti mengenal makanan ini karena sate juga termasuk salah satu kuliner khas Indonesia dengan rasa yang lezat. Bukan hanya sate, masih banyak makanan Indonesia yang terkenal dengan rasanya yang “maknyos”. Memang harus diakui jika cita rasa kuliner khas Indonesia membuat lidah bergoyang, bahkan bikin ketagihan.


Olahan makanan dengan perpaduan bumbu yang terbuat dari rempah-rempah pilihan memberikan aroma yang khas pada setiap masakan. Biasanya penggunaan bahan berupa rempah-rempah pada masakan hanya untuk kuliner khas daerah Indonesia saja. Walaupun diolah dengan cara yang biasa, tapi rasa yang dihasilkan luar biasa nikmat. Bahkan tidak sedikit turis mancanegara yang terpikat dengan cita rasa kuliner khas Nusantara yang menggugah selera.



Cita Rasa Kuliner Khas Nusantara

 


Rendang (Padang)

Rendang merupakan kuliner khas Indonesia yang pernah dinobatkan sebagai makanan paling enak di dunia pada tahun 2011 oleh CNN international. Kuliner khas Padang ini menggunakan daging sapi yang empuk dipadukan bumbu rempah-rempah dan santan kelapa. Proses memasak rendang memakan waktu yang cukup lama sampai daging rending berwarna hitam kecoklatan.

Gudeg (Jogja)

Banyak orang yang tidak mengetahui, bahwa salah satu cita rasa kuliner khas nusantara yang berasal dari Jogja ini sudah ada sejak tahun 1500-an, tepatnya pada masa kerajaan Maaram Islam. Awalnya, banyak pohon yang ditebang beberapa diantaranya pohon melinjo, pohon nangka dan pohon kelapa. Ahirnya masyarakat sekitar mencari cara untuk mengolah makanan dari semua bahan tersebut. Nama gudeg itu sendiri diambil dari proses mengaduk nangka muda (hangudeg) yang saat itu jumlahnya sangat banyak.



Sejak jaman dahulu, gudeg dijadikan makanan untuk menyambut tamu kerajaan. Bisa dibilang jika resep makanan khas Jogja ini merupakan resep turun temurun. Namun, sekarang ini banyak pedagang gudeg yang menambahkan bahan lainnya seperti cabai dan mentimun untuk menambah variasi rasanya.

Ayam Betutu (Bali)

Kuliner yang satu ini merupakan olahan ayam utuh yang berisi bumbu dari rempah-rempah lalu dipanggang dalam api sekam. Ayam betutu merupakan makanan khas Bali dan kadang menjadi sajian upacara adat keagamaan masyarakat setempat. Kelezatan ayam betutu ini sudah terkenal hingga ke manca negara.

Ayam Taliwang (Lombok)

Nama makanan ini diambil dari nama daerah Taliwang, Nusa Tenggara Barat. Ayam bakar taliwang merupakan olahan daging ayam yang dibakar dengan bumbu berupa bawang merah, bawang putih, terasi goring, kencur, tomat, garam, gula merah dan cabai merah. Dengan aroma yang menggugah selera membuat cita rasa kuliner khas nusantara yang satu ini disukai banyak orang.

Sup Konro (Makassar)

Kuliner ini merupakan makanan khas Indonesia yang berasal dari tradisi bugis dan Makassar. Sup konro merupakan makanan dengan bahan dasar iga sapi dengan kuah kehitaman menggunakan bumbu khas konro yang terbuat dari rempah-rempah pilihan. Sup konro sangat lezat jika dicampur dengan sambal dan irisan bawang goreng.

Surabi (Jawa Barat)

Ada bermacam-macam penyebutan untuk makanan khas bandung ini seperti sorabi, serabi, srabi dan lainnya. Bahan dasar dari makanan ini yaitu tepung beras dicampur dengan tepung terigu dan parutan kelapa. Proses memasak surabi menggunakan tungku dari tanah menggunakan kayu atau arang untuk pengapiannya. Semua penjual surabi pasti proses memasaknya sama saja agar rasa yang dihasilkan tetap enak.

Sedangkan untuk penyajiannya menggunakan gula merah. Namun, sekarang ini banyak yang memberikan variasi tambahan pada topping surabi seperti keju, coklat, stoberi, jagung, dan oncom. Supaya lebih nikmat, sediakan teh atau susu jahe sebagai teman saat menyantap surabi.

Lumpia (Jawa Tengah)

Lumpia merupakan makanan makanan khas Semarang yang bentuknya hampir mirip risol tapi isinya berupa telur, rebung, udang atau bisa juga diisi ayam. Pertama kali makanan ini disajikan pada saat pesta olahraga GANEFO yang diselenggarakan pada era pemerintahan Presiden Soekarno, karena rasanya enak akhirnya lumpia mulai dikenal hingga ke beberapa kota di luar Semarang.

Lumpia ada 2 jenis yaitu lumpia kering dan lumpia basah. Cara penyajian lumpia ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan jenis gorengan yang lainnya, ada yang dimakan langsung tapi ada juga yang dicampur dengan saus. Para penggemar pedas biasanya makan lumpia dicampur cabai rawit.

Pempek (Palembang)

Siapa yang tidak kenal dengan kuliner legendaris ini, Pempek merupakan makanan khas Palembang yang disukai banyak orang. Pempek terbuat dari adonan tepung dicampur dengan olahan ikan tenggiri atau gabus. Untuk penyajiaannya menggunakan saus kuah berwarna hitam kecoklatan yang rasanya gurih.


Kuliner khas Palembang ini sudah dikenal sejak abad ke 16 dimana pada masa itu banyak perantauan Tionghoa yang datang ke Palembang. Nama pempek itu sendiri diambil dari kata apek yaitu sebutan untuk paman dalam bahasa Tionghoa.

Mie Bangka (Bangka Belitung)

Kuliner mie Bangka ini sudah sangat akrab dengan lidah masyarakat Indonesia. Saat ini juga banyak tempat makan di kota-kota besar yang menyediakan mie Bangka sebagai menu utamanya. Mie ayam Bangka merupakan kuliner berupa mie yang dicampur dengan potongan daging ayam, seafood (ikan, kepiting, udang), pangsit, tauge, dan tahu Bangka yang cukup besar.Lebih nikmat lagi jika dicampur sambal dan kecap.

Kerak Telor (Jakarta)

Warga Jakarta pasti kenal dengan kuliner yang satu ini, kerak telor merupakan makanan khas Jakarta yang terbuat dari beras ketan, udang kering atau rebon, telur ayam, dicampur dengan bumbu berupa cabai merah, kencur, jahe, garam, gula pasir, dan merica. Makan kerak telor enaknya ditemani segelas susu jahe yang hangat.

Sebenarnya kerak telor sudah dikenal sejak jaman penjajahan belanda. Dulu di Betawi tepatnya daerah Menteng ada banyak sekali pohon kelapa. Lalu, beberapa orang Betawi mencoba mencampur parutan kelapa dengan beras ketan dan bumbu dapur lainnya, ternyata banyak orang yang suka. Pada tahun 1970 kerak telor mulai dijajakan di daerah Monas dan hingga kini menyebar ke berbagai penjuru Jakarta.


Bika Ambon (Sumatera Utara)

Banyak orang yang mengira jika bika ambon berasal dari Ambon, padahal kuliner ini berasal dari Sumatera Utara, Medan. Makanan ini terbuat dari gula, telur dan santan lalu diolah menjadi banyak rasa seperti keju, durian, dan cokelat. Nama “Bika” terinsipirasi dari kue melayu “Bingka” sedangkan nama ambon berasal dari nama jalan dimana makanan ini pertama kali dijual yaitu Jl. Ambon-Sel Kera Medan.


Otak-Otak (Riau)

Makanan ini sering dijajakan di sekolahan, mungkin Anda pun pernah mencoba makanan ini sewaktu kecil. Otak-otak merupakan makanan yang terbuat dari daging tenggiri cincang lalu dibungkus daun pisang kemudian dipanggang dan dihidangkan dengan kuah yang rasanya asam pedas. Kuliner ini tersebar luas hingga Malaysia dan Singapura.


Semua makanan di atas merupakan cita rasa kuliner khas nusantara yang tidak ada tandingannya. Ada yang bilang jika kelezatan makanan itu ada di dalam rasanya, ada juga yang bilang kelezatan makanan itu ketika perut terasa kenyang, tapi yang paling tepat adalah kelezatan makanan terasa ketika Anda bisa menikmatinya.