Kelezatan Olahan Rendang Khas Indonesia yang Kaya Rempah dan Tradisi


Rendang – Kuliner khas Minang, Sumatera Barat yang kelezatannya sudah terkenal hingga ke mancanegara. Bahkan, CNN International menobatkan rendang sebagai makanan paling enak di dunia berdasarkan 35.000 voting yang dilakukan melalui Facebook. Olahan rendang khas Indonesia menggunakan bahan rempah alami yang dicampur dengan santan kelapa. Proses memasak rendang memakan waktu yang cukup lama sekitar empat jam hingga daging menjadi empuk dan berwarna hitam pekat.


Proses memasak rendang yang cukup lama ini tentunya sebanding dengan kelezatan rasanya yang bisa Anda nikmati. Cita rasa olahan rendang khas Indonesia memang tidak ada tandingannya, rasa gurih bercampur pedas di dalam daging yang empuk membuat lidah terus bergoyang. Kuliner ini bisa ditemukan di seluruh rumah makan Padang yang ada di Indonesia.


 

Olahan Rendang Khas Indonesia

 

Sejarah Rendang

Asal-usul munculnya rendang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Masyarakat Minang sudah menyajikan rendang sejak dahulu sebagai makanan acara adat ataupun keseharian. Rendang mulai tersebar luas ketika masyarakat Minang berlayar ke Malaka pada abad ke 16 untuk berdagang. Rendang menjadi makanan yang tepat untuk bekal selama berlayar karena memiliki tekstur yang kering dan tahan lama.


Selama berlayar, mereka melewati beberapa Pulau sambil memperkenalkan rendang karena itulah makanan ini bisa terkenal hingga ke seluruh daratan melayu. Seiring bertambahnya waktu, orang-orang minang tersebut mulai membuka Rumah Makan Padang di seluruh Nusantara, bahkan hingga menyebar ke benua Amerika dan Eropa sehingga kuliner rendang semakin terkenal hingga ke mancanegara.

Jenis-Jenis Rendang


Pembuatan rendang menggunakan daging yang diolah menggunakan bumbu dan campuran santan. Ada tiga tahapan dalam pembuatan rendang yaitu gulai (daging masih dalam kondisi basah), Kalio (setengah matang dan kadar basahnya mulai berkurang), dan Rendang (daging kering). Maka dari itu jenis rendang terbagi menjadi dua yaitu rendang basah dan rendang kering.

Rendang kering

Rendang jenis ini merupakan rendang sejati dari Minang karena membutuhkan proses memasak yang sangat lama hingga berjam-jam sampai rendang santan benar-benar mengering dan bumbu yang dimasak teresap secara sempurna ke dalam daging. Rendang kering berwarna coklat kehitaman. Jika proses memasaknya dilakukan dengan benar maka rendang ini dapat bertahan dalam ruangan selama 3-4 minggu.

Rendang Basah

Sedangkan rendang basah atau yang baisa disebut kailo merupakan jenis rendang yang dimasak dalam waktu yang sangat singkat. Santan yang digunakan pada rendang ini belum mengering dengan sempurna. Rendang ini berwarna coklat keemasan dengan wangi yang khas. Namun, rendang basah tidak dapat bertahan lama, jika dalam suhu ruangan hanya mampu bertahan paling lama 1 minggu.

Macam-Macam Olahan Rendang


Rendang menawarkan cita rasa yang sangat menggugah selera. Ada beberapa macam olahan rendang khas Indonesia yang disukai banyak orang, diantaranya :

Rendang Ayam

Rendang yang menggunakan daging ayam potong atau suwir ini mampu menggoyang lidah siapapun yang mencobanya. Selain itu, rendang ayam sangat mudah dimasak dan proses pengolahannya pun juga sangat cepat sehingga Anda tidak perlu menunggu lama untuk bisa menikmati kuliner ini. Makanan ini merupakan kuliner khas Kapau, Sumatera Barat.

Rendang Daging

Rendang inilah yang dinobatkan oleh CNN sebagai makanan paling enak di dunia. Rendang ini biasanya menggunakan daging sapi atau daging kambing sebagai bahan bakunya. Bisa dibilang jika Rendang daging merupakan olahan rendang khas Indonesia.

Rendang Kerang

Bukan hanya daging dan ayam saja yang bisa dijadikan bahan baku pembuatan rendang, kerang pun juga bisa diolah menjadi rendang. Cara membuatnya tidak jauh berbeda, namun kerang harus dilumur perasan jeruk nipis terlebih dahulu sebelum diolah menjadi rendang agar tidak bau amis.


Rendang Jengkol

Mendengar nama “jengkol” pasti sudah terbayang bau yang menyengat, tapi Anda tidak perlu khawatir karena rendang jengkol ini tidak terlalu bau dan rasanya juga enak. Biasanya jengkol direndam dalam air panas dengan campuran rempah tertentu agar lebih empuk dan tidak terlalu bau.

Kandungan Gizi pada Rendang

Selain rasanya yang lezat dan nikmat ternyata rendang juga memiliki kandungan gizi , yaitu:
  • Energi 193 kilokalori
  • Protein 22,6 gram
  • Karbohidrat 7,8 gram
  • Lemak 7,9 gram
  • Kalsium 474 miligram
  • Fospor 211 ml gram
  • Zat besi 14,9 gram
  • Protein 22,6 gram
  • Vitamin A 69 IU
  • Vitamin B1 0,12 ml gram
Semua jumlah energy dan vitamin di atas bisa didapatkand ari 100gr rendang yang dibuat menggunakan daging sapi, dengan catatan semua daging tersebut bisa dikonsumsi.



Cita rasa yang dihasilkan dari olahan rendang khas Indonesia tentunya jauh lebih enak dibandingkan kuliner dari Negara lain. Tentunya menjadi kebanggaan tersendiri ketika kuliner Indonesia mampu mencuri perhatian dunia dengan kelezatannya.

1 komentar so far