Wisata Geopark Merangin, Menjelajahi Taman Fosil Purbakala di Jambi


Geopark Merangin – Kota Jambi memiliki banyak sekali objek wisata yang sayang sekali untuk di lewatkan, salah satunya adalah objek wisata Geopark Merangin. Objek wisata alam dengan luas 20.360 km ini sangat populer dikalangan traveler karena memiliki daya tarik tersendiri yaitu fosil flora yang usianya mencapai 250 juta tahun yang lalu. Berarti fosil ini sudah terbentuk sangat keras dan kuat akibat proses alam yang berlangsung sangat lama.


Sayangnya, pemerintah setemat belum mengelola tempat wisata ini secara maksimal terlihat dari minimnya fasilitas untuk wisatawan di sekitar lokasi wisata. Padahal, jika dikelola dengan baik dapat mendatangkan lebih banyak lagi pengunjung atau wisatawan dari dalam bahkan luar negeri, sehingga pemasukan untuk Kota Jambi pun semakin bertambah. Namun, walaupun pengelolaannya belum terlalu maksimal, masih terlihat banyak wisatawan yang datang setiap harinya.

 

 

Objek Wisata Geopark Merangin



Dengan adanya fosil berusia 250 juta tahun ini mampu memberikan pengalaman wisata yang berbeda dibandingkan tempat wisata lainnya. Untuk mencapai kawasan fosil, Anda harus menggunakan perahu karet dan melewati arung jeram terlebih dahulu. Kegiatan ini tentunya dapat menguras adrenalian, sangat cocok untuk Anda yang menyukai olahraga ekstrim. Perahu karet yang digunakan mampu menampung 4-6 orang. Namun, pastikan Anda menggunakan safety protector seperti helm dan pelampung agar lebih aman.



Lokasi Geopark Merangin

Objek wisata alam Geopark Merangin berada di sisi alirang Sungai Batang Merangin, Desa Air Batu, Kabupaten Merangin. Kawasan ini merupakan lokasi geologi yang menyimpan banyak sekali fosil purbakala, sehingga dinobatkan menjadi taman geologi tertua di Asia. Tidak heran jika Geopark Merangin sudah sangat terkenal hingga ke mancanegara. Bahkan, para peneliti dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pernah melakukan penelitian di Geopark ini.

Rute Menuju Geopark Merangin

Jarak objek wisata ini dari pusat Kota Jambi sekitar 7 jam perjalanan yang bisa ditempuh menggunakan kendaraan bermotor. Namun, jika Anda berangkat dari Kota Bangko hanya membutuhkan waktu tempuh 1 jam perjalanan saja. Ketika sudah sampai di Desa Air Batu, Anda harus menempuh perjalanan lagi selama 3 jam untuk mencapai kawasan fosil melalui rute yang ada. Kawasan Geopark ini terbagi menjadi 4 bagian yaitu Paleobotani Park Merangin, Highland Park, Geo-Cultural Park dan Gondawa Park.

Ada 2 rute perjalanan yang bisa ditempuh menuju lokasi Geopark Merangin. Rute pertama, Anda harus berjalan kaki mengitari hutan di sisi sungai untuk mencapai kawasan fosil. Waktu tempuhnya sekitar 3 jam perjalanan. Sedangkan rute kedua sangat cocok untuk yang suka olahraga air, karena Anda harus melewati arung jeram untuk mecapai lokasi fosil. Walupun jaraknya cukup jauh, Anda bisa menikmati sensasi melewati aliran sungai yang cukup kencang menggunakan perahu karet.

Baca Juga : Pulau Tidung di Kepulauan Seribu, Sebuah Keindahan Alam di Kota Jakarta

Objek Wisata Geopark Merangin

Selain menikmati pemandangan fosil flora purbakala, di kawasan wisata ini juga terdapat air terjun 7 tingkat dengan ketinggian 40 meter. Air terjun ini memiliki 7 tingkatan yang dipisahkan oleh bebatuan dan rerumputan hijau di bagian sisinya. Bukan itu saja, di kawasan merangin juga terdapat telaga biru yang sangat menawan. Telaga ini memiliki air dengan warna biru yang sangat terang, telaga ini semakin terlihat indah ketika terkena sinar matahari.

Telaga Biru dan Air Terjun 7 Tingkat sangat aman untuk dipakai berenang oleh wisatawan. Namun, tetap perhatikan kondisi bebatuan di bawahnya yang cukup licin. Selain digunakan untuk berenang, kedua objek wisata ini juga kerap kali digunakan sebagai tempat untuk berfoto-foto karena memang background alamnya yang sangat bagus.



Penginapan dan Akomodasi

Untuk transportasi yang digunakan, dari Kota Jambi Anda bisa menggunakan bus ataupun mobil sewa menuju kawasan wisata Merangin. Bagi yang ingin bermalam, tersedia penginapan berupa homestay yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kawasan wisata. Harga penginapannya juga relatif terjangkau sekitar Rp 300 ribu keatas per malamnya.

Supaya lebih puas saat menikmati keindahan alam, sebaiknya Anda sewa jasa tour guide agar tidak kesasar. Harga sewa jasa ini sekitar Rp 100.000 per orangny. Bagi yang ingin menikmati sensasi arung jeram maka harus membayar kurang lebih Rp 600.000 untuk sewa perahu karet.



Wisata Geopark Merangin bisa menjadi pilihan terbaik untuk Anda yang ingin berlibur dengan suasana berbeda. Supaya lebih ramai dan menyenangkan, ajak kerabat dan keluarga tercinta untuk mengunjungi taman fosil flora terbesar di Asia, Geopark Merangin.