Candi Ngawen, Candi Budha yang dijaga 4 Arca Singa Misterius



Candi Ngawen – Ketika berkunjung ke Muntilan, Magelang ada yang berbeda dengan keberadaan sebuah candi. Candi yang kini terkenal dengan nama Candi Ngawen menjadi pemandangan yang menarik, unik sekaligus sebagai alternatif tempat wisata di wilayah Magelang. Candi Ngawen adalah sebuah candi Budha yang terletak di Desa Ngawen,Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang - Jawa Tengah.


 Mengenal Candi Ngawen


Lokasi Candi Ngawen tidak jauh dari pasar Muntilan yang berada ditengah kampung tepatnya Desa Ngawen. Entah mengapa keberadaan Candi Ngawen kurang dikenal  masyarakat sekitar. Jarak Candi Ngawen dari Candi Mendut kurang lebih 5 KM, namun hanya sebagian masyarakat yang mengetahui keberadaan Candi Ngawen ini. Candi Ngawen selama ini dimanfaatkan sebagai tempat ibadah bagi umat Budha.

Candi Ngawen biasa disebut Candi peralihan, karena candi ini dibangun abad ke 8 oleh dua Dinasti yang berbeda yaitu Dinasti Syailendra dan Rakai Pikatan yang berkuasa di Kerajaan kuno saat itu. Oleh karena Candi Ngawen yang didirikan oleh 2 Dinasti berbeda, sehingga akhirnya disebut candi ini disebut Candi Peralihan.

Candi Ngawen yang ada di  Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah  ini yang sering disebut sebagai Candi peralihan dan candi  Budha dilihat dari bangunan stupa dan teras berundak-undak menjadi simbol candi Budha. Stupa dan teras berundak-undak inilah yang kemudian menjadi ciri khas Candi Ngawen. Struktur bangunan Candi Ngawen mirip dengan Candi Hindu dimana bangunan candi meruncing.

Candi Ngawen yang dijaga 4  Singa Misterius

Stuktur bangunan Candi Ngawen yang unik terdiri dari lima candi kecil dengan 2 candi diantaranya dijaga 4 arca singa  jantan yang berdiri dengan gagahnya. Arca singa yang ada di Candi Ngawen ini  menyerupai lambang singa pada lambang negara Singapura, Sebuah bentuk candi tidak lazim dengan ukiran yang unik, khas dan tidak bisa dimengerti. Maksud dari bentuk arca singa yang mirip dengan lambang negara Singapura sampai kini masih menyimpan sejuta misteri.



Arca singa disebut-sebut sulit ditemukan pada bangunan candi di Jawa ini memang tidak biasa dan berbeda dengan bangunan candi yang ada. Sisi lain dari arca singa pada Candi Ngawen adalah berfungsi mengaliri air yang keluar lewat mulut arca. Dari sinilah terlihat keindahan dan keunikan Candi Ngawen yang sebenarnya.

Komplek Candi Ngawen yang terdiri dari 2 candi induk dan 3 candi apit kini sebagian ada yang sudah tidak utuh lagi dan pecah menjadi beberapa bagian sejak awal ditemukannya .Bagian stupa pada bagian bangunan candi ini bahkan ada yang hilang .Ironisnya lagi hanya  50% yang masih layak pada bangunan Candi Ngawen ini.Hal ini membuat sebagian bangunan Candi Ngawen tidak sempurna tidak beratap ,tidak berdinding dan hanya memiliki lantai .

Disekitar kawasan Candi Ngawen masih  ditemukan banyak  batu- batu  yang tidak  jelas fungsinya hingga sekarang.Batu- batu yang ada disekitar Candi Ngawen kini menjadi bagian dari ornamen- ornamen unik di pelataran Candi Ngawen.

Keindahan Candi Ngawen

Bangunan  candi Ngawen terlihat menakjubkan pada bangunan utama candi. Bangunan utama Candi Ngawen berbentuk sebuah patung Budha yang kini kepalanya hilang. Patung Budha pada Candi Ngawen ini unik dan khas terlihat dari sikap Ratna Sambawa atau biasa disebut Dyani Budha Ratna Sambawa, Sikap tangan Dyani Budha Ratna Sambawa adalah Bumi Sparca Mudra juga menjadi Keindahan tersendiri bagi Candi Ngawen.



Keindahan lain dari candi Ngawen yang tak kalah menajubkan adalah relief yang ada pada dinding  dan kaki candi Ngawen. Bentuk relief kala makara dan kinara-kinari menjadi ciri khas Candi Ngawen. Relief-relief terukir indah pada bangunan candi ini sampai masih terlihat jelas dengan beragam bentuk ukiran yang indah. Relief kinara-kinari adalah makhluk kahyangan berwujud setengah manusia,setengah burung bertugas menjadi penjaga kalpataru dan pertunjukan.

Relief kinara-kinari pada dinding beragam bentuk, salah satunya relief kinara-kinari yang selalu mengapit kalpataru. Sebuah pohon kahyangan, hidup sepanjang masa, tempat menggantungkan segala asa. Pada dahan-dahannya digambarkan berjuntai berbagai macam perhiasan yang indah sehingga harus dijaga oleh makhluk-makhluk kahyangan kinara- kinari

Candi Ngawen tidak jauh berbeda dengan candi-candi pada umumnya di Indonesia. Candi Ngawen adalah candi budha yang berfungsi sebagai tempat beribadah umat Budha saat perayaan Waisak.

Kawasan Candi Ngawen kini mulai berubah  menjadi destinasi wisata alam yang indah. Beragam jenis bunga yang indah lengkap dengan kolam dan bunga teratai menghiasi pelataran candi .Letak Candi di tengah pemukiman penduduk dan areal persawahan yang hijau melengkapi keindahan Candi Ngawen ini.Kolam yang ada di pelataran candi biasanya dimanfaatkan untuk pengairan disekitar candi. Kawasan  sekitar Candi Ngawen  kini menjadi desa wisata dan  keberadaan candi  menjadikan Desa Ngawen sebagai desa wisata religi.
   
      

This Is The Newest Post